Oleh : Supriyono

Abstrak

Sumber Daya Manusia bagian dari masyarakat dunia yang berada didalam suatu perubahan yang tidak terlepas dari gelombang globalisasi yang menempatkan pustakawannya sebagai tulang punggung yang disiapkan untuk menghidupi proses tuntutan layanan informasi di era globalisasi. Tuntutan yang dihadapi perpustakaan ialah informasi, maka diperlukan sumber Daya Manusia yang berkualitas yang menguasai iptek sehingga dapat memberikan mutu layanan perpustakaan yang beraneka ragam.

PENDAHULUAN

Didalam  Era globalisasi yang sangat pesat ini, perubahan struktur kehidupan manusia baik dalam bidang Teknologi Informasi terus bergulir bagaikan ombak di lautan yang membawa bahtera menuju laut lepas. Namun laju bahtera dalam mengikuti pergerakan ombak zaman akan berbeda. Perbedaan itu terjadi karena posisi bahtera tersebut mungkin tidak tepat berada di pusat kekuatan ombak atau karena peralatan yang dimiliki serta kemampuan sumber daya manusianya tidak sama.Proses globalisasi merupakan suatu gejala yang besar dalam abad 21 dimata kita. Dalam menghadapi dunia terbuka dalam era globalisasi ini perlu disiapkan sumber daya manusia yang dapat hidup dan menghidupi proses tranformasi yang penuh dengan tuntutan dalam memberikan layanan. Arti tuntutan sumber daya manusia perpustakaan dalam era globalisasi pustakawan sebagai bagian dari masyarakat dunia dewasa ini sedang memasuki suatu era yang bergerak sangat cepat. Era ini disebut era globalisasi yaitu pustakawan berada didalam suatu perubahan yang sangat besar yang sedang melanda dunia. Boleh dikatakan dunia perpustakaan sebagai lembaga masyarakat Perguruan Tinggi tidak terlepas dari gelombang globalisasi ini.Secara  singkat dapat dikatakan era globalisasi suatu tatanan kehidupan manusia yang secara global telah melibatkan seluruh umat manusia.. Secara khusus gelombang globalisasi memasuki arena penting didalam kehidupan manusia. Dengan didukung oleh kekuatan besar seperti teknologi informasi sebagai tulang punggung globalisasi, maka kehidupan pustakawan itu telah menempatkan pustakawan dengan lembaganya.

SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS : SUATU TUNTUTAN

Didalam dunia yang terbuka ini perpustakaan menghadapi dunia yang penuh tuntutan.Tuntutan yang dihadapi oleh perpustakaan didalam dunia terbuka ini ialah yang kita kenal dengan istilah informasi. Sumber daya yang terakhir ini sangat berharga. Didalam era globalisasi informasi memegang peranan yang sangat penting dan strategi untuk memasuki era globalisasi  diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas yang antara lain menguasai iptek dan dapat mengembangkannya untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia perpustakaan pada umumnya. Dengan kata lain kualitas sumber daya manusia yang diinginkan perpustakaan adalah manusia yang melek iptek dan digital. Kemajuan teknologi dewasa ini dengan information superhigwaynya menuntut kepada sumber daya manusia perpustakaan untuk dapat memanfaatkannya bagi perkembangan dirinya  dan perpustakaan.Oleh sebab itu salah satu kemajuan teknologi elektronik dalam rangka information superhighway ialah  pemanfaatan internet. Perpustakaan kini telah mulai merintis masuknya internet kedalam pendidikan ini sebagai sesutau yang tidak dapat diabaikan dalam membawa masyarakat Perguruan Tinggi kedalam abad informasi. Proses belajar – mengajar juga akan berubah dengan teknologi jarak jauh yang semakin canggih.

KARATERISTIK SUMBER DAYA MANUSIA YANG DIBUTUHKAN PERPUSTAKAAN

Akibat proses globalisasi akan membawa dampak perubahan terhadap perpustakaan. Hal ini menuntut suatu penyesuaian diri pustakawan untuk tetap bertahan didalam tranformasi tersebut. Pengembangan sumber daya manusia perpustakaan tidak lain ialah memperluas horizon pilihan bagi pustakawan tersebut. Hal ini berati pustakawan di berdayakan untuk memilih sesuatu yang bermanfaat baginya.Pustakawan yang berdaya adalah sumber daya manusia yang dapat mempunyai kesempatan untuk mengadakan pilihan artinya didalam masyarakat perpustakaan terdapat pilihan dan dapat memilih menjadi sumber daya manausia yang berkualitas:

  1. Pustakawan Unggul : Pustakawan yang dapat bersaing.

Pustakawan unggul tidak lain dari pada pustakawan yang berkualitas artinya dapat mengembangkan potensi yang seoptimal mungkin sehingga dengan potensinya dia dapat bersaing dengan pustakawan lainya. Dengan potensi yang berkembang itu dapat menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Dengan potensinya itu dapat mengadakan pilihan – pilihan yang tepat. Dan dengan kemampuannya yang dapat bersaing itulah dia dapat bersanding sejajar dengan pustakawan yang lain. Pustakawan Unggul adalah pustakawan yang telah mengembangkan kemampuan untuk dapat berprestasi sebaik – baiknya sehingga prestasi itu dapat dikembangkan bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain. Keunggulan disini dapat mengabdikan kemampuanya untuk kepentingan bersama. Dengan demikian kemampuannya dapat bersaing dengan  pustakawan yang sejajar dengan yang lainnya

  1. b. Pustakawan yang berpikir kreatif

Kehidupan didalam arus globalisasi menuntut pustakawan mempunyai kepribadian yang kuat yang unggul dan kreatif. Kalau tidak demikian maka ia akan hanyut di dalam arus globalisasi tersebut tanpa identitas. Pustakawan dapat berpikir kreatif adalah pustakawan yang dapat bersaing dan dapat memunculkan kreasi – kreasi baru. Berpikir kreatif tidak muncul dengan sendirinya tetapi perlu di persiapkan secara dini.

Dengan berkembangnya teknologi dan informasi ini sangat berpengaruh terhadap aspek kehidupan manusia tak terkecuali perpustakaan. Kemajuan ini membawa perubahan – perubahan pada sumber daya manusia dalam memberikan layanan perpustakaan sehingga kamujuan teknologi khususnya teknologi informasi. Teknologi ini menyajikan kecepatan yang merupakan salah satu faktor yang saat ini sangat dituntut dalam pengelolaan layanan di era globalisasi.

Ada beberapa hal yang perlu dijadikan tuntutan layanan di era globalisasi :

1.Tuntutan terhadap jumlah mutu layanan perpustakaan

Tuntutan pemakai perpustakaan yang saat ini sangat beragam. Pemakai yang datang diperpustakaan selain perlu layanan peminjaman buku, ia juga mencari layanan – layanan lain, audio visual,layanan internet, layanan multimedia. Disamping menginginkan layanan aktif perpustakaan berupa layan terseleksi, layanan penelusuran secara on line, layanan penelusuran dengan CD Rom. Selain jumlah layanan yang makin banyak mutu layananpun semakin dituntut untuk lebih baik. Bahkan pustakawan dituntut untuk dapat membantu memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh pemakainya sekalipun harus mendapatkan diperpustakaan lain. Dalam rangka peningkatan mutu dan jumlah jenis layanan peran sumber daya manusia dan teknologi informasi sangat berperan.

2. Tuntutan Sumber daya manusia Kompetitif

Setelah kita lihat karateristik dari sumber daya manusia perpustakaan dari era globalisasi, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia yang berkualitas adalah SDM yang unggul sadar akan Identitasnya serta sadar akan wawasan. Apakah dari SDM yang berkualitas. Itu dapat survive dalam abad 21 mereka harus mempunyai tiga kemampuan. Untuk menganalisa, kemapuan untuk inovasi dan kemapuan untuk memimpin. Ketiga kemapuan tersebut hanya dapat dihasilkan oleh pendidikan yang berkualitas tinggi.

3. Tuntutan terhadap penggunaan koleksi secara bersama

Seperti kita ketahui tidak semua perpustakaan bias memenuhi koleksinya sendiri, maka setiap perpuskaaan satu sama lain saling membutuhkan koleksi perpustakaan lain dalam rangka memberikan layanan yang memuaskan kepada pemakainya. Oleh karena itu penggunaan bersama koleksi perpustakaan sangat membantu dalam memberikan layanan terutama bagian perpustakaan kecil yang koleksinya masih sangat sedikit.

4. Tuntutan terhadap efisiensi waktu

Sekarang pemakai menuntut dengan layanan tersebut secara instant. Saat ini pertanyaan yang diajukan, pada saat itu pula jawaban diharapkan bisa dipenuhi dengan bantuan Teknologi Informasi. Pemakai dapat mengirimkan permintaan melalui email yang pada saat itu pula dapat diterima perpustakaan. Kemudian petugas perpustakaan melakukan akses ke pangkalan data yang ada di komputer perpustakaan. Maka jawaban yang diperoleh dikirim kembali dengan email dalam waktu singkat.

5. Tuntutan keragaman informasi yang dikelola.

Informasi yang telah dikelola perpustakaan tidak hanya buku saja, masih ada informasi lain seperti audi visual,cd rom, media optic, media bahan mikro serta multi media yang lainya yang dikelola oleh perpustakaan. Banyak juga koleksi perpustakaan yang harus dibaca dengan menggunakan teknologi komputer,untuk mengelola informasi ini diperlukan dengan bantuan teknologi komputer.

6.Tuntutan kebutuhan akan kecepatan layanan informasi

Pemakai dalam menemukan sebuah informasi, juga membutuhkan kecepatan informasi yang didapatkannya dari perpustakaan. Pertanyaan–pertanyaan yang diajukan pemakai tentang sebuah informasi yang sangat mendetail harus dijawab dengan kecepatan yang akurat dengan bantuan teknologi komputer.

7. Tuntutan untuk mengefektifkan sumber daya manusia.

Dari hasil kebijaksanaan pemerintah, semakin berkurangnya sumber daya manusia di perpustakaan untuk mempertahankan mutu layanan perpustakaan dimana sumber daya manusia semakin berkurang, maka pengelola dapat mengandalkan teknologi informasi untuk melayani peminjaman buku yang tadinya dilakukan oleh beberapa orang sekarang hanya digantikan oleh satu orang.Dengan efisiensi sumber daya manusia maka perpustakaan dapat memikirkan dan mengalokasi sumber daya manusianya kedalam layanan lainnya.

8. Tuntutan penggunaan katalog on line.

Katalog on line memberikan informasi tentang bibliografis suatu buku serta lokasinya di perpustakaan. Katalog on line merupakan suatu pangkalan data yang dirancang dan dibuat perpustakaan dibidang kepustakawanan untuk dapat  memberikan akses point dan segala aspek pendekatan pada data katalog. Katalog on line ini berfungsi sebagai sarana penelusuran koleksi milik suatu perpustakaan.

9. Tuntutan penggunaan internet.

Perpustakaan sebagai tempat untuk mendapatkan informasi seharusnya menyediakan fasilitas internet, layanan ini  digunakan untuk mengakses ke sumber informasi yang ada situs internetnya. Dengan kesediaan layanan ini sesungguhnya perpustakaan telah menembus batas – batas layanan konvensional. Dengan penyediaan internet dapat dengan mudah berinteraksi dengan penggunanya seperti informasi pada umumnya yang ada di perpustakaan menjadi tidak terbatas karena dapat dicari di berbagai perpustakaan yang ada di internet.

10. Tuntutan dengan elektronik book.

Konsep perpustakaan elektronik akan sangat berkembang dengan tersedianya dalam bentuk terbacakan mesin, pemakai akan berminat untuk mengaksesnya. Dengan tersedianya layanan  elektronik book memungkinkan pemakai dapat mengakses dari jarak jauh dan bisa digunakan lebih dari satu kepentingan.

PENUTUP

Kelangsungan hidup perpustakaan tergantung dari tuntutan sumber daya manusia dalam memenuhi kebutuhan penggunannya dalam memberikan layanan di era globalisasi. Sumber daya manusia perlu menyadari tuntutan baru dari berbagai bentuk layanan untuk menyiapkan masyarakat penggunanya dalam memasuki era globalisasi. Ketersediaan informasi yang ada di perpustakaan membawa kemudahan untuk di akses oleh masyarakat informasi untuk memasuki layanan di era globalisasi ini.

1 Comment on TUNTUTAN SUMBER DAYA MANUSIA PERPUSTAKAAN DALAM MEMBERIKAN LAYANAN DI ERA GLOBALISASI

Leave a Reply