LAPORAN PRAKTEK INDUSTRI

DI

D’JEPANK ELECTRONIC SERVICE

Jl. Sukun Gg. Celung

DISUSUN OLEH :

  1. ADE GINANJAR                                          2AV1              NIS 23391
  2. ALDILAH BAGAS DEWANTARA           2AV1              NIS 23393
  3. ARIF RACHMAN INDIARTO                    2AV1              NIS 23398

BIDANG KEAHLIAN : TEKNIK ELEKTRONIKA

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 YOGYAKARTA

Alamat : Jl. AM Sangaji 47 Telp. (0274) 513490

E-mail : smk2yogya@yahoo.com

Yogyakarta

TEKNIK

REPARASI AUDIO VIDEO

DISUSUN OLEH  :

  1. ADE GINANJAR                                    2AVI     NIS23391
  2. ALDILAH BAGAS DEWANTARA      2AV1    NIS23393
  3. ARIF RACHMAN INDIARTO              2AV1    NIS23398

BIDANG KEAHLIAN            :   TEKNIK ELEKTRONIKA

PROGRAM KEAHLIAN          :   TEKNIK AUDO VIDEO

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 YOGYAKARTA

Alamat : Jl. AM Sangaji 47 Telp. (0274)513490

E-mail : smk2yogya@yahoo.com

YOGYAKARTA

LAPORAN PRAKTEK INDUSTRI

DI D’JEPANK SERVICE ELECTRONICS

YOGYAKARTA

DISUSUN OLEH  :

  1. ADE GINANJAR                                          2AVI               NIS23391
  2. ALDILAH BAGAS DEWANTARA           2AV1                           NIS23393
  3. ARIF RACHMAN INDIARTO                    2AV1              NIS23398

Program keahlian        : Teknik Elektronika Komunikasi

Bidang Keahlian                     : Teknik Audio Video

Disahkan di Yogyakarta

Pembimbing Industri                                      Guru Pembimbing Sekolah

Tanggal,. . . . . . .                                                 Tanggal, . . . . . . . . .

Sudiyono Agus Sukendra, S.Pd

NIP. 196211221987031005

Mengetahui

Kepala Sekolah

Drs. Paryoto, M.T

NIP. 196412141990031007

MOTTO

  1. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini.
  2. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus berusaha dan pantang menyerah.
  3. Tuhan akan selalu bersama dengan orang-orang yang berusaha.
  4. Ilmu yang tidak di amalkan bagaikan pohon yang tak berbuah.
  5. Pengalaman adalah guru yang terbaik.
  6. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan ada jalan karena Allah selalu bersama dengan orang-orang yang selalu bersungguh


PERSEMBAHAN

Laporan ini kami persembahkan kepada

  1. Allah SWT
  2. Ayah dan Ibu yang tercinta
  3. Kepada SMK N 2 Yogyakarta
  4. Guru pembimbing kami yang telah mengarahkan dalam pembuatan laporan
  5. Pimpinan D’jepank Electronic Service
  6. Para sahabat yang senaniasa telah membantu kami mensukseskan pembuatan laporan ini

KATA PENGANTAR

Assaalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah, dan taufik-Nya kepada kita semua sehingga kami dapat melaksanakan Praktek Industri (PI) dan meyusun laporan ini.

Maksud diadakannya penyusunan laporan ini adalah sebagai bukti bahwa kami telah melaksanankan Praktek Industri (PI) yaitu salah satu syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional (UNAS) di SMK N 2 Yogyakarta.

Dalam laporan ini kami akan menguraikan apa saja yang telah kami dapatkan dalam melaksanakan pada waktu melaksanakan Praktek Industri di PT. LG Electronics Indonesia. Terutama yang bermanfaat bagi kita semua dan sesuai jurusan Teknik Audio Video.

Kami menyadari bahwa dalam melaksanakan praktek industri (PI) dan dalam pembuatan laporan ini masih jauh dari harapan dan mungkin tidak akan selesai tanpa bantuan dan arahan dari para pembimbing kami baik dari sekolah maupun dari vamperve. Maka perkenankanlah kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada :

  1. Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.
  2. Ayah dan Ibu kami yang senantiasa memberikan doa restu dan    semangat kepada kami sehingga dapat melaksanakan Prakte Industri (PI)  dan penyusuna laporan ini dapat berjalan dengan lancar.
  3. Bapak Drs. Marwata selaku Kepala Sekolah SMK N 2 Yogyakarta.
  4. Bapak Daryantoselaku pimpinan perusahaan D’jepank Service Elektronik dan pembimbing Praktek Industri yang telah memberikan tempat untuk melaksanakan Praktek Industri dan ilmu yang kami dapat dalam melaksanakan Praktek Industri yang berguna bagi kami semua.
  5. Bapak Agus Sukendra selaku pembimbing Praktek Industri dari sekolah.
  6. Karyawan karyawan yang telah memberikan bantuan dan arahan kepada kami selama melaksanakan Praktek Industri .
  7. Teman teman dan saudara saudari yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu yang telah memberikan doa dan semangat kepada kami sehingga dalam melaksanakan Praktek Industri dan penyusuna laporan ini dapat berjalan lancar.

Dengan ini kami telah berusaha semaksimal mungkin agar dapat menysun laporan ini dengan sebaik baiknya, akan tetapi bagaimanapun laporan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesmpurnaan. Untuk itu saran dan kritikan yang membangun sangat kami butuhkan dasn akan kami terima dengan senag hati.

Akhir kata semoga laporan ini berguna bagi kita semua, terutama bagi adik adik kami yang akan melaksanakan Praktek Industri pada tahu mendatang. Dan apabila ada kesalahan dan kata kata yang kurang berkenan, kami selaku penyusun mohon maaf yang sebesar besarnya.

Yogyakarta,……………………….2010

penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang Praktek Industri

Saat ini kita hidup di era globalisasi sehingga membuat sesuatu mudah masuk ke dalam  sebuah Negara dan membuat kita sulit mendapatkan pekerjaan,dan juga dengan adanya globalisasi membuat kemajuan zaman cepat berkembang sehingga menjadi semakin canggih dan bangsa kita,bangsa Indonesia sedang mencoba untuk beradaptasi dengan globalisasi.Oleh karena itu sumber daya manusia yang kreatif,inotavif,Siap bekerja,tidak mudah menyerah,selalu ingintahu tahu,disiplin sehingga kita dapat menghadapi persaingan global.Sehinnga membutuhkan ilmu yang mampu membuat kita siap menghadapi era globalisasi salah satunya dengan bersekolah di SMK,karena SMK membuat kita memperoleh ilmu yang nantinya akan sangat bergunh sebuah dunia yang keras dan penuh tantangan yang nantinya akan membuat melibatkan kemampuan yang kita miliki semakin bagus atau banyak kemampuan yang kita miliki maka semakin mudah juga untuk meraih apa yang kita inginkan,guna mempertahankan kelangsungan usaha kita.

Untuk mendapatkan semua itu kita harus terus belajar dan jangan menyerah.Salah satunya dengan mengikuti praktek industri.Siswa SMK diwajibkan mengikuti praktek industri untuk membuat para siswa-siswi SMK dapat merasakn dunia usaha dan mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang tidak diajarkan di sekolah tapi di ajarkan di dunia usaha,sehingga nantinya saat mereka meamsuki dunia usaha mereka tidak terlalu canggung dalam bekerja karena mereka sudah terbiasa sebelumnya dan juga para siswa bisa mendapatkan pengalaman bekerja dari para pengusaha-pengusaha dalam perusaahan yang mereka tempati dalam melakukan praktek.

  1. B. Visi dan Misi SMK Negeri 2 Yogyakarta
  1. Visi

Menjadi lembaga pendidikaan dan pelatihan kejuruan bertaraf internasional dan berwawasan lingkungan yang menghasilkan tamatan professional, mampu berwirausaha, beriman dan bertaqwa

  1. Misi
  1. Melaksanakn system manajemen mutu (SMM) berbasis ICT dan berkelanjutan
  2. Meningkatkan kualitas tenaga pendidika dan kependidikan yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi standar.
  3. Meningkatkan fasilitas dan lingkungan belajar yang nyaman memenuhi standar kualitas dan kuantitas
  4. Amaengembangkan kurikulum,  metodologi pembelajaran dan system penilaian berbasis kom-petensi
  5. Menyelenggaran pembelajaran system CBT (Competency Based Training) dan PBE (Production-Based Education) menggunakan bilingual dengan pendekatan ICT
  6. Membangun kemitraan dengan dengan lembaga yang relevan baik dalam maupun luar negeri
  7. Menyelenggarakan kegiatan ekstratikuler agar peserta didik mampu mengembangkan kecakapan hidup (life skill) dan berakhlak mulia.
  1. C. TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK INDUSTRI (PI)

Dalam melaksanakan Praktek Industri tentu adanya tujuan yang harus kita capai selama melakukan Praktek Industri sehinngga kita bisa mendapatkan manfaat dari apa yang telah kita capai.

  1. a. Praktik Industri bertujuan untuk:

1)      Mengenalkan para  siswa SMK bagaimana rasanya terjun langsung di dunia usaha sehingga para  siswa saat lulus nantinya akan lebih siap menghadapi dunia kerja saat lulus nantinya.

2)      Memperoleh ilmu yang tidak diajarkan disekola.

3)      Memperoleh pengalaman dan mendapatkan keterampilan dalam menyervis alat-alat elektronik

4)      Menanamkan sikap-sikap yang lebih baik daripada sikap kita saat kita bersekolah contohnya saat kita memasuki dunia usaha maka kita harus lebih disiplin daripada bersekolah

5)      Mendapatkan pengetahuan tentang sistem manajemen dunia usaha yang baik dan benar

6)      Mengerti cara berwirausaha yang baik dan benar

7)      Belajar untuk hidup mandiri, disiplin, teliti, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya.

8)      Mengerti cara melayani konsumen yang baik dan benar

9)      Menumbuhkan sikap-sikakita memasuki dunia usaha contohenumbuhkan sikap wirausaha.

10)  Manfaat Praktek Industri:

11)  Mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan yang nyata tentang bagaimana bekerja yang baik dan benar sekaligus mengerti cara berwirauasaha

12)  Membentuk mental dan pribadi siswa untuk siap bekerja.

13)  Mendapatkan cara wirausaha yang baik dan benar

14)  Siswa menjadi mampu untuk hidup mandiri, disiplin, teliti, dan tanngung jawjaan yang ditugaskan kepadanya.

15)  Menumbuhkan sikap berwirausaha.

16)  Menumbuhkan rasa saling menghormati antar teman maupun antar teknisi

17)  Menumbuhkan sikap tidak mudah menyerah dalam bekerja.

18)  Membuat siswa tahu keadaan riil tentang seluk beluk usaha.

19)  Mengerti cara-cara mereparasi alat elektronik yang tidak diajarkan di sekolah.

20)  Mengerti dan mampu menggunaka peralatan-peralatan yang sering digunakanalat.

21)  Memperoleh pengtahuan baru yang tidak diajarkan disekolah tentang dunia industri dan memperoleh sikap wirausaha sejak dini.

22)  Siswa menjadi tahu secara langsung tentan dunia usaha.

  1. D. TEMPAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN

Dalam melaksanakan Praktek Industri (PI) untuk jurusan Elektronika Audio Vidio dapat berada di sebuah industri, bengkel, pemancar radio/televisi dan lainya yang berhubungan dengan elektronika.l.

Yang menjadi alasan penyusun melaksanakan Praktek Industri (PI) di D’jepank Service Elektronik yaitu:

.

-        D’jepank Service bukan hanya tempat untuk service melainkan menerima Penyewaan Sound System. Sehingga Siswa mendapat pengalaman yang lebih dari hanya sekedar Menservice.

-        D’jepank Service Juga Mengajarkan Service-service yang tidak diajarkan di sekolah seperti : menservice mesin cuci, Kulkas, Dll.

-        D’jepank Service Lebih Sering Menerima Panggilan keluar, sehingga siswa Tidak bosan Hanya Diam di tempat Praktek Industri.

  1. E. METODE PENGUMPULAN DATA

Metode yang diartikan disini adalah suatu cara yang digunakan oleh penyusun untuk memperoleh informasi/data-data yang diperlukan dalam penyusunan laporan ini dalam hal ini penyusun menggunakan metode pengumpulan sebagai berikut :

  1. Metode Pengamatan yaitu Suatu cara atau langkahyang berstruktur, terarah, dan seninjau atau memperhatikan suatu objek tertentu.
  2. Metode Interview yaitu : suatu cara pengumpulan data dengan melalui wawancara langsung terhadaporang atau pribadi yang bersangkutan.
  3. Metode Literatur yaitu : suatu cara pengumpulan data dengan jalan mencari data-data dari sumber buku yang telahau buku-buku lain yang menunjang.
  4. F. TUJUAN PENULISAN LAPORAN

Setelah melaksanakan Praktek Industri (PI) Selama 3 Bulan, ya, kami wajib untuk menyusun buku laporan baik untuk sekolah maupun Industri. Adapun tujuan dari penulisan laporan Praktek Industri (PI) antara lain :

  1. Siswa dapat megetahui kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakannya selama melaksanakan Praktek Industri (PI).
  2. Siswa dapat memperoleh pengalaman, keterampilan, dan wawasan tentang cara penyusunan laporan.
  3. Siswa dapat menganalisatentang kegiatan-kegiatan yang kurang baik hasilnya agar suatu saat lebih baik dari sebelumnya.
  4. Siswa dapat memperoleh data-data, informasi, dan teori keteknikan dari buku laporan.
  5. Para pembaca (terutama adik-adik kelaskami yang akan melaksanakan Praktek Industri (PI) pada tahun mendatang), yangn dari pengalaman kami selama kami melaksanakan Praktek Industri (PI).

BAB II

URAIAN KEGIATAN

Dalam praktek ini, kami telah banyak memperbaiki alat-alat elektronika dan rumahtangga. Antara lain yang kami perbaiki adalah sebagai berikut:

  1. 1. Setrika Listrik

Setrika listrik adalah alat rumah tangga yang mengunakan energi listrik untuk berfungsi. Prinsip setrika listrik adalah mengubah energi listrik menjadi energi panas yang diubah oleh bagian elemen yang terdapat didalam setrika listrik. Setrika listrik memiliki suatu alat yang berfungsi sebagai pengatur panas dan saklar, yaitu automat. Pada umumnya keluarga di Indonesia telah memiliki alat elektronik ini, sehingga peluang untuk memperbaiki alat ini cukup besar. Di bawah ini adalah macam-macam kerusakan yang dialami oleh setrika dan cara untuk memperbaikinya.

  • Setrika Mati Total

Jika setrika mati total, bagian yang dicek pertama kali adalah kabel. Seandainya kabel yang digunakan telah putus maka kita harus menggantinya dengan kabel yang masih baik.

Kemungkinan yang kedua adalah saklar automat. Saklar ini akan terus open sehingga arus listrik tidak dapat mengalir ke elemen. cara memperbaikinya yaitu mengeset ulang automat, jika ini tidak perhasil maka kita harus menggantinya.

  • Setrika Kurang Panas

Pada keadaan setrika kurang panas kemungkinan penyebabnya adalah saklar automat. Saklar ini terlalu menyimpang jauh dari kedudukan on dan off, jadi kita harus mengesetnya ulang

Jika saklar ini dalam keadaan baik kita harus mengecek pada bagian termal. Termal adalah sekring temperatur. Jika suhu yang diterima termal melebihi suhu batas termal maka termal akan terputus, sehingga arus listrik tidak dapat masuk ke elemen. Jika komponen ini telah rusak (terputus) maka kita harus menggantinya atau menyambung langsung kabel, sehingga tidak menggunakan termal

Kemungkinan yang ketiga adalah elemen pemanas. Jika elemen ini diukur harus memenuhi hambatan elemen yaitu antara 80 sampai 150Ω. Jika tidak memenuhi syarat tersebut kita harus menggantinya.

  1. 2. Magic Jar

Seperti halnya setrika, magic jar adalah termasuk dalam perangkat pemanas. Magic jar memiliki dua elemen pemanas, yaitu elemen pemanas samping dan elemen pemanas atas. Setiap elemen mempunyai fungsi masing masing, yaitu elemen samping untuk memanaskan nasi sedangkan elemen atas untuk menguapkan uap air yang ada di bagian tutup magic jar. Pada magic jar biasanya yang dikeluhkan konsumen antara lain:

  • Nasi menjadi dingin

Nasi menjadi dingin dikarenakan elemen pemanas tidak aktif atau tidak berkerja. Tidak berkerjanya kedua elemen dikarenakan arus listrik tidak sampai pada kedua elemen. maka pertama yang harus di cek adalah kabel power. Jika kabel power berfungsi dengan baik maka yang harus dicek berikutnya adalah termal. Jika termal rusak atau putus maka kita harus mengganti atau menghubungkan langsung kabel dengan menggunakan jumper atau menghilangkan termal. Apabila setelah dicek ternyata termal dalam keadaan baik, kita harus mengecek automatnya apabila ternyata automatnya terputus, kita harus menggantinya. Kerusakan yang paling parah adalah rusaknya kedua elemen pemanas akan tetapi hal ini sangat jarang terjadi. Cara mengecek elemen pemanas magic jar sama dengan mengecek elemen pemanas pada setrika listrik.

  • Nasi Menjadi Basi

Keadaan ini juga sangat sering dikeluhkan oleh para konsumen. Nasi menjadi basi karena salah satu elemen pemanas pada magic jar telah mati, terutama elemen pemanas atas. Jika elemen pemanas atas mati maka uap  air akan menempel pada almunium tutup dan menjadi air, jika elemen atas masih berfungsi maka air ini akan menguap kembali. Jika elemen atas tidak berfungsi maka air ini akan jatuh ke nasi kembali dan menyebabkan nasi menjadi basi. Untuk itu kita harus mengecek elemen atas, jika rusak kita harus menggantinya.

  • Nasi Menjadi Kering

Jika hal ini terjadi, kita harus mengecek automat. Perlu diketahui automat menrupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap suhu. Jika suhu telah mencapai drajat tertentu maka automat akan memutus arus listrik. Jika automat tidak berfungsi dengan baik maka pada suhu (suhu tinggi) yang telah ditentukan automat tidak memutus arus listrik sehingga elemen pemanas akan tetap berkerja, sehingga suhu akan terus naik dan nasi akan menjadi kering. Dalam keadaan ini kita harus mengganti automatnya.

  1. 3. Rice Cooker

Pada dasarnya prinsip kerja rice cooker sama dengan magic jar.akan etapi rice cooker hanya memiliki satu elemen pemanas saja yaitu elemen pemanas bawah. Rice cooker hanya bisa untuk menanak nasi saja. Kerusakan yang biasanya terjadi pada rice cooker antara lain:

  • Nasi Tidak Matang

ini disebabkan ridak berkerjanya elemen pemanas atau rusaknya termal. Akan tetapi kita pertama-tama harus mengecek kabelnya. Apabila kabelnya baik-baik saja kita harus mengecek termal. Cara memperbaikki bila termal yang rusak yaitu langsung menyambungnya atau menggantinya. Jika termal dalam keadaan baik maka kita harus mengecek elemen pemanas. Bila elemen pemanas rusak maka kita harus menggantinya.

  • Nasi Gosong

Apabila ini terjadi maka yang utama kita mengecek saklar automatnya. Jika saklar automat ini masih bisa diperbaiki sebaiknya kita perbaiki akan tetapi jika tidak kita harus menggantinya.

  1. 4. Magic Com

Magic com adalah alat yang bisa untuk menanak nasi dan untuk menghangatkan nasi. Jadi magic com adalah gabungan antara magic jar dan rice cooker. Kerusakan yang biasanya dialami oleh magic com sama dengan kerusakan yang dialami oleh magic jar dan rice cooker. Cara memperbaiki magic com sama dengan cara memperbaiki magic jar dan rice cooker.

  1. 5. Kipas Angin

Kipas angin adalah peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik. Pada umumnya kipas angin memiliki struktur yang sama. Biasanya kerusakan yang terjadi pada kipas angin antara lain:

  • Kipas Angin Mati Total

Biasanya kipas yang mati total terjadi kerusakan pada komponen termal. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan kerusakan terjadi pada kabel. Untuk itu kita harus mengecek kabel terlebih dahulu.

Jika kabel ternyata dalam keadaan baik maka harus mengecek pada bagian saklar, akan tetapi kerusakan ini sangat jarang terjadi.

Jika ternyata saklar dalam keadaan baik kita harus mengecek termal. Berhati-hatilah saat mengecek termal, karena termal terdapat pada bagian kumparan motor. Untuk memperbaikinya kita hanya mengganti atau menghilangkan termal dan langsung menghubungkan kabelnya.

Jika ternyata termal dalam keadaan baik maka kita harus mengecek kumparan motor. Kumparan motor memiliki hambatan yang bermacam-macam sesuai kecepatan motor. Bila kecepatan motor kencang maka hambatannya sedikit dan sebalikny bila kecepatan motor lemah atau lamban maka hambatan kumparannya akan besar. Bila pada saat kita mengecek kumparan menggunakan multi meter tidak menunjukkan hambatan atau hambatannya sanggat besar (tidak terhubung) maka perlu dicurigai kumparan motor tersebut putus. Jika ini terjadi kita harus menyepul ulang atau membelikan motor baru.

  • Kipas Berputar Pelan

Keadaan ini biasanya dialami karena motor macet atau seret. Jika ini terjadi maka kita harus membersihkan motor dan meminyakinya kembali. Akan tetapi pada kipas angin yang menggunakan capasitor, kita harus mengecek kapasitor tersebut. Bila kapasitansi kapasitor tersebut keluar dari batas toleransi yang tertulis pada badan kapasitor kita harus menggantinya.

  1. 6. Remote Control

Remote control adalah salah satu perangkat yang membantu pada bidang elektronika. Saat ini banyak sekali peralatan elektronika yang menggunakan remote. Padahal cara kerja remote control sangat sederhana. Biasanya remote control yang sering dikeluhkan adlah mati. Namun sebenarnya terdapat beberapa kerusakan yang dialami remote control, antara lain:

  • Remote Dalam Keadaan Mati

Jika remote dalam keadan mati, pertama-tama kita harus mengecek batrai., apakah baterai masih memiliki tegangan dan arus listrik dmasih dapat untuk memberikan daya kepada rangkaian. Selain itu, yang perlu dicek adalah konektor batrai, jika konektor ini mengalami korosi maka kita harus membersihkan atau menggantinya. Pasalnya kkorosi tersebut merupakan isolator sehingga arus listrik tidak dapat masuk ke rangkaian. Yang menyebabkan remote mati tidak hanya itu, tetapi ada factor komponen yaitu led inframerah dan kristal. Komponen kristal tidak dapat kita cek masih berfungsi atau tidak, jadi kita harus menggantinya.

  • Remote Tidak Peka

Biasanya keadaan ini terjadi akibat pengaruh dari keadaan karbon yang terdapat pada setiap tombol pada remote. Karbon ini berfungsi untuk konektor pada remote yang melewatkan arus listrik kepada IC untuk memancarkan glombang inframerah. Jika karbon ini kotor maka konektifitasnya akan terganggu oleh kotoran tersebut. Langkah pertama adalah membersihkan karbon-karbon tersebut menggunakan kain lembut atau tissue. Namun apabila karbon ini telah terkelupas maka remot ini tidak dapat diperbaiki lagi.

  1. 7. Blender

Blender adalah alat elektronik rumah tangga. Umumnya blender digunakan para ibu-ibu

untuk membuat jus buah atau sayuran atau menghaluskan bumbu dapur. Kerusakan-

kerusakan yang sering terjadi pblender dan cara memperbaikinya adalah sebagai berikut:

  • Blender Mati

pada kerusakan ini yang harus kita lakukan adalah mengecek kabel AC putus/tidak, jika putus kita harus menggantinya. Selanjutnya kita harus mengecek saklar blender, jika sudah tidak berfungsi harus kita ganti. Kemungkinan yang lain adalah spull pada motor blender putus sehingga kita harus menyambung atau menyepul kembali.

  • Blender Berputar Lemah

Jika blender berputar lemah maka kita harus member oli pelican pemutar pisau sehingga dapat berputar dengan lancer.

  1. 8. Televisi

Objek gambar yang bias kita lihat di layar televisi adalah hasil dari sebuah kamera. Objek gambar yang ditangkap lensa kamera akan dipisahkan tiga warna dasar, yaitu merah (R=red), hijau (G=green), biru (B=blue). Hasil tersebut akan dipancarkan oleh pemancar televisi (transmiter). Pada system pemancar televisi, informasi visual yang kita lihat pada layar kaca pada awalnya diubah dari objek gambar menjadi listrik. Sinyal listrik tersebut akan ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi. Peawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang diterima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditransmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang akan direproduksi akan membentuk warna hitam putih dengan bayangan abu-abu.

Padapesawat televisi berwarna, semua warna alamiah yang telah dipisahkan kedalam warna dasar merah (R=red), hijau (G=green), biru (B=blue), akan dicampur kembali pada rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi Y dan dua sinyal krominasi, yaitu I dan Q menurut persamaan berikut:

Y=+0,30R+0,95G+0,11B

I=+0,60R-0,28G-0,32B

Q=+0,21R-0,52G+0,31B

Selain gambar pemancar televisi juga membawa sinyal suara yang ditransmisikan bersama sinyal gambar. Penyiaran televisi sebenarnya menyerupai suara system radio tetapi mencakup gambar dan suara. Sinyal suara dipancarkan oleh modulasi frekuensi (FM) pada suatu gelombang terpisah dalam satu saluran pemancar radio yang telah dikenal sebelumnya. Dalam kasus ini, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio (RF) dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi. Modulasi adalah sinyal bidang frekuensi dasar (Base Band).

Modulasi frekuensi (FM) digunakan pada sinyal suara intuk meminimalisasi atau menghindari derau (noise) dan interfrensi. Sinyal suara FM dalam televisi pada dasarnya sama seperti pada penyiar radio FM tetapi ayunan frekuensi maksimumnya bukan 75Khz melainkan 25Khz.

Kerusakan-kerusakan dan cara memperbaiki adalah sebagai berikut:

  • Mati

Pada kerusakan ini yang pertama harus kita lakukan adalah mengecek kabel AC, jika putus harus kita ganti dengan yang baru.  Jika kabel tidak bermasalah maka pengecekan dilanjutkan pada sekring lalu pada regulator, kita mengukur tegangan primer dan sekundernya Selainjutnya kita melakukan pengecekan pada komponen komponen seperti diode atau elco dan juga transistor regulator, jika sudah rusak maka harus kita ganti sesuai ukuran. Pemeriksaan selanjutnya adalah pada transistor horizontal, jika sudah konslet/rusak harus segera kita ganti dengan yang sesuai.

  • Ada Gambar Tidak Ada Suara

Pada kerusakan ini yang harus kita lakukan adalah pengecekan pada bagian audio (karena suara timbul dari blok tersebut). Pertama kita pastikan keadaan speaker layak/bagus. Lalu kita lakukan pengecekan pada IC audio. Jika pada televisi kerusakan yang terjadi kadang-kadang suara hilang maka perlu dilakukan penyolderan ulang pada blok audio.

  • Ada Gambar Tidak Ada Suara

Pada umumnya kerusakan ini disebabkan heaternya. Dan tapi kita harus mengecek apakah tegangan video input pada tabung normal atau tidak, yaitu tegangan warna reed, gren, dan blue, jika tegangan ini tidak ada maka kita harus mengecek transistor penguat warna. Akan tetapi televisi yang mengalami kerusakan ini bisa juga disebabkan oleh tegangan yang dihasilkan oleh flyback. Kemungkinan yang terahir yaitu rusaknya tabung gambar. Rusaknya tabung gambar ini ditandai dengan adanya tegangan input dari semua kisi-kisinya dan juga tegangan dari flyback, namun kerusakan tabung ditandai juga dengan anoda tabung tidak menyimpan tegangan listrik.

  1. 9. VCD  PLAYER dan DVD PLAYER

VCD Player adalah piranti untuk membaca piringan CD atau Compact Disc dan VCD atau Video Compact Disc yang didalamnya terdapat data berupa gambar dan suara. Sedangkan DVD Player alat yang dapat membaca atau memperoses piringan berupa CD, VCD, CD RW dan DVD yang lebih kompleks disbanding dengan VCD Player. Piranti ini akan memproses data yang terdapat pada piringan tersebut menjadi sinyal listrik yang akan di umpankan kepada alat penampil lainnya misalnya televisi dan lainnya. Alat ini memiliki bagian-bagian blok diagram, yaitu bagian regulator, mekanik, control, dan MPEG.

Alat ini memiliki berbagai kerusakan yang hampir sama. Berikut ini adalah bebera

  • No Disc

Kerusakan ini dialami paling sering oleh kedua alat tersebut. Kerusakan ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama kita harus mengecek pada bagian motor pemutar disc. Bila motor ini mengalami pelemahan maka optic tidak bisa membaca disc yang akan dimainkan. Cara mengecek motor yaitu jika yang dicek adalh motor pada DVD Player, kita harus memastikan motor tersebut baik atau tidak dengan cara memutar motor tersebut. Apabila motor tersebut tidak berputar sebanyak tiga kali maka motor tersebut sudah lemah. Akan tetapi pada VCD Player cara tersebut tidak bisa diterapkan karena motor pada VCD Player lebih rendah perputarannya. Sehingga kita mengeceknya dengan cara memfungsikannya, jika perputarrannya sangat lambat berarti motor tersebut telah rusak.

Kemungkinan yang ke dua adalah rusaknya kabel optic. Rusaknya kabel ini diidentifikasi dari keadaan fisik kabel tersebut. Jika kabel telah terlipat-lipat maka sebaiknya diganti.

Kemungkinan yang ke tiga adalah lemahnya optic. Optic adalah komponen yang fungsinya membaca piringan. Kerusakan yang paling ringan adalah kotornya lensa optic, jadi kita harus membersihkannya. Akan tetapi optic dapat mengalami kerusakan, kerusakan optic ini ditandai dengan tidak munculnya sinar leser berwarna merah dari lensa optic dan adanya goresan pada lensa optic. Jika optic mengalami hal tersebut, maka kita harus menggantinnya.

  • Open/ Close

Kerusakan ini ditandai dengan tidak keluarnya tempat untuk meletakkan piringan CD. Biasanya kerusakkan ini disebabkan oleh mekanik yang dialami oleh karet pada motor penggerak tempat untuk meletakan piringan. Jika karet ini telah kendur maka kita harus menggantinya. Penyebab lainnya adalah saklar tecswich. Kerusakan yang dialami oleh tecswich ini ditandai dengan beratnya tombol open/ close. Jika kita telah menekan tombol open/ clos akan tetapi pada layar display tidak menunjukan sinyal open/ clos maka telah dipastikan tecswitnya telah rusak. Kemungkinan berikutnya adalah rusaknya IC kontrol . jika IC ini telah mengalami kerusakan maka kita harus menggantinya.

  • Mati

Kerusakan yang dialami dalam hali ini disebabkan oleh regulator. Kita harus mengecek keadaan rangkaian regulator ini, apakah regulator telah mensuplay tegangan kepada semua bagian lainnya atau tidak. Rusaknya regulator biasanya disebabkan oleh konsletnya transistor atau IC regulator dan turunya kapasitansi kapasitor dan elco. Tapi pertama-tama kita harus mengecek sekring, apakah masih baik atau telah putus. Akan tetapi bila bagian regulator ini tidak bisa diperbaiki lagi, kita bisa membelinya di pasaran.

  1. 10. Speaker Aktif

Speaker aktif adalah alat yang digunakan untuk mengubah frekuensi atau getaran listrik menjadi suara atau getaran yang bisa didengar oleh telinga dengan didalamnya terdapat komponen untuk mengatur kuat lemahnya amlitudo pada frekuensi tinggi dan frekuensi rendah (tone control).

Speaker aktif dapat mengalami berbagai kerusakan, berikut ini beberapa kerusakan yang dapat dialami oleh speaker aktif dan cara untuk memperbaikinya.

  • Mati

Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh travo power. Akan tetapi lebih baik kita mengecek kabel power nya. Cara mengecek travo power yaitu dengan cara mengukur hambatan pada output dan input travo. Bila multimeter menunjukkan hambatan tak terbaca atau hambatan tak terhingga berarti travo telah rusak. Kemungkinan yang kedua adalah saklar. Rusaknya saklar ditandai dengan tidak mampunya saklar untuk menghubung singkat kedua pin saklar tersebut.

  • Mendengung.

Pertama kita harus mengecek keempat dioda penyearah arus tegangan. Pastikan keempat dioda itu baik. Apabila keempat dioda tersebut tidak rusak, akan tetapi masih mendengung cobalah cek masing-masing masilng lco pada pwer suplay. Jika salah satu elco memiliki perbedaan kapasitansi yang terlalu mencolok dengan elco lainnya, gantilah elco tersebut sehingga didapat nilai kapasitansi yang sesuai atau hampir sama. Kemungkinan lainnya adalah adanya elco yang rusak pada ranggkaian tersebut.

  • Suara Cacat

Suara yang keluar pada sepeaker mengalami cacat atau tidak enak didengar biasanya output rangkaian terdapat tegangan DC yang terlalu besar. Tegangan DC yang keluar sangant berbahaya bagi speaker sehingga harus berhati-hati.,

Keluarnya tegangan DC pada output rangkaian biasanya disebabkan oleh cacatnya salahsatu transistor power atau IC power sehingga penguatan tidak seimbang. Untuk itu kita harus mengecek transistor atau IC powernya. Suara cacat bisa juga disebabkan oleh rusaknya dioda dan elco yang terdapat pada rangkaian penguat audionya.

  1. 11. Compo

Compo adalah alat audio yang didalamnya terdapat radio, tape, dan VCD atau DVD player. Radio meangkap sinyal iformasi dari pemancar dan menggubahnya dalam bentuk gelombang suara yang bisa didengar oleh telinga manusia. Sedangkan tape adalah alat untuk memproses data berupa suara yang tersimpan pada kaset pita mgnet. Sedangkan VCD dan DVD player adalah alat untuk membaca data yang terdapat pada piringan CD atau DVD

Berikut ini beberapa kerusakan pada tape dan radio.

  • Gelombang Radio Tidak Jernih

Biasanya kerusakan ini terjadi karena variable condensator atau varco mengalami kerusakan. Akan tetapi biasanya komponen ini hanya perlu dibersihkan menggunakan contac cleaner. Dengan cara itu biasanya kerusakan telah teratasi.

  • Pemutar Kaset Macet

Pemutar kaset mati disebabkan tidak adanya gerakan pada motor penggerak atau pemutar kaset, jadi pertama kita mengeceknya pada bagian mekanik tape. Yang perlu dicek adalah Jika motor tidak mendapat suplay tegangan maka kita harus mengecek pada rangkaian penyuplai tegangan motor. Bila karet terlalu longgar atau terlalu kencang juga dapat menyebabkan gear tidak berputar.

  • Suara Pada Pemutar Kaset Ngombak

Bila kerusakan ini terjadi, pertama kita harus membersihkan atau mengganti headnya. Apabila tidak ada perubahan, kita harus mengecek pada karet dan motor penggerak. Kerusakan bisa juga disebabkan oleh mengerasnya roda karet pada bagian mekanik t, sehingga kita harus menggantinya. Biasanya

  • Kerusakan Pada VCD Atau DVD Player

Kerusakan bagian compo pada bagian ini sama dengan kerusakan VCD atau DVD player dan cara memperbaiki pun sama.

BAB V

PENUTUP

  1. A. KESIMPULAN

Setelah melaksanakan Praktek Industri (PI) di D’jepank Elektronik Service selama 3 bulan kami banyak mendapatkan pengalaman dan wawasan yang sebelumnya belum kami dapatkan. Adapun pokok-pokok pengalaman itu dapat kami simpulkan sebagai berikut :

  1. Bahwa teori-teori yang kami dapatkan dari sekolah sedikit sekali yang menunjang dalam melaksanakan Praktek Industri (PI).
  2. Kekurangan-kekurangan yang ada pada teori dapat disempurnakan dengan praktek dan informasi dari media lain.
  3. Dalam mengemban berbagai tugas/pekerjaan kita dituntut untuk melaksanakannya dengan sebaik mungkin dengan sebaik mungkin dengan rasa tanggung jawabyang besar.
  4. Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang memuaskan kita dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas, pengalaman yang memadai dan semnagat yang tinggi.
  5. Kerukunan, keakraban, sopan santun dalam suatu instansi dan dala masyarakat sangat diperlukan.
  1. B. SARAN BAGI SEKOLAH

Setelah kami menempuh Praktek Industri (PI) yang kami laksanakandi D’jepank Service pada tanggal 1 January – 31 Maret 2010, kami merasakan bahwa kemampuan dan bekal yang kami peroleh dari sekolah sangatlah kurang dibandingkan perkembangan teknologi elektronika yang telah berkembang di dunia Industri. Sehingga kami berharap pada sekolah dapat meningkatkan mutu dan kualitas dengan cara melengkapi sarana-prasarana. Sehingga siswa cukup bekal dalam melaksanakan Praktek Industri (PI) dan juga lulusan dari SMK bisa siap kerja dengan mutu dan kualitas yang baik.

  1. C. SARAN BAGI SEMUA SISWA SMK

Berdasarkan dari pengamatan, dan pemikiran yang kami dapatkan pada saat melakukan Praktek Industri (PI) di D’jepang Electronic Service, kami bisa memberikan sedikit saran bagi para siswa SMK khususnya bahwa didalam dunia industri kemampuan, kejujuran, mutu dan profesionalisme kerja sangatlah menetukan diterima/dipakainya kita dalam dunia industri. Bukanya hanya nilai tertukis yang kita dapat dari sekolah. Nilai yang kita dapat itu hanya sebagai pelengkap saja , jika kita telah terjun di dunia industri maka nilai raport yang baik pun tidak ada gunanya, yang berguna adalah kemampuan yang kita miliki. Sehingga bagi siswa SMK yang baru mengenyam pendidikan supaya lebih kritis dalam belajar. Tidak hanya mengandalkan sekolah saja tetapi kita harus lebih kreatif dengan jalan memingkatkan keterempilan dan jangan lupa kita  di sekolah di SMK karena ingin terampil dan cepat mendapatkan pekerjaan. Maka mari kita tingkatkan mutu., kedisiplinan, profesionalisme, dan kejujuran.

  1. D. KESAN-KESAN

Selama kami melaksanakan Praktek Industri (PI) di D’jepank Elektronik Service, kami mendapatkan banyak sekali ilmu yang bermanfaat bagi masa depan kami yang belum kami pelajari di sekolah. Kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya karena kami telah diberi kesempatan untuk dapat melaksakan Praktek Industri (PI) di D’jepank Electronic Service.

1 Comment on contoh laporan PKL

  1. linta lafiva says:

    alamat lengkapnya mana ya mas?

Leave a Reply

*


eight − 3 =

Current ye@r *